Tampilkan postingan dengan label hiperhidrosis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hiperhidrosis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

ABC Suntik BOTOX

Salah satu terapi keringat berlebihan adalah injeksi BOTOX. BOTOX sendiri berisi toksin Botulinum yang diproduksi oleh Allergan, Inc di California Amerika Serikat. Lebih dari 10 tahun injeksi BOTOX dipergunakan untuk terapi pasien dengan spastisitas (kaku otot) dan gangguan gerak tubuh. Selain itu juga dapat untuk menghilangkan kerutan di wajah.

Apa Kata Ahli Tentang Suntik BOTOX
Penggunaan injeksi local toksin Botulinum untuk mengatasi keringat berlebih hiperhidrosis telah diteliti oleh para ahli. Penelitian menunjukkan bahwa injeksi atau suntikan BOTOX di ketiak, telapak tangan, kaki dan wajah adalah aman dan efektif. Bahkan pada studi klinis, sebanyak 322 pasien dengan keringat berlebih di ketiak yang disuntik BOTOX mengalami pengurangan jumlah keringat lebih dari 50%.

Toksin botulinum adalah protein yang dimurnikan dari bakteri Clostridium botulinum dan alami yang memiliki kemampuan untuk menghambat pengeluaran zat kimia pada system syaraf yang bertanggung jawab terhadap produksi kelenjar keringat. Dengan mekanisme penghambatan tersebut toksin botulinum akan mengurangi produksi keringat pada daerah yang disuntik.

Tips Suntik BOTOX(toksin botulinum)
Pastikan Anda menemui tenaga medis yang terlatih untuk injeksi BOTOX. Anda juga harus berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani terapi ini. Injeksi BOTOX tidak menyembuhkan keringat berlebih, tapi mengurangi. Dan suntikan biasanya tidak satu kali, namun perlu suntikan ulangan. Efek dari injeksi botox akan berlangsung kurang lebih 3 sampai 4 bulan.

Ubah Gaya Hidup Anda
Pasca terapi injeksi BOTOX Anda juga sebaiknya mengubah gaya hidup untuk mengurangi keringat berlebih. Misalnya dengan menghindari makanan pedas dan berbumbu, menggunakan pakaian yang menyerap keringat, tidak lupa memakai antiperspirant deodorant, serta menjaga tubuh tetap ideal. Sebab pada orang dengan overweight dan obesitas biasanya gangguan keringat berlebih sering muncul.

Sebagai tambahan, bila Anda menyukai terapi natural Anda bisa mengurangi bau keringat berlebih dengan rutin mengkonsumsi jamu kunir asam.

Efek Samping Suntik BOTOX
Injeksi atau suntik BOTOX adalah prosedur medis yang juga memiliki efek samping, diantaranya:
1. Reaksi alergi
Reaksi alergi dapat ringan sampai berat. Misal bersin-bersin, muncul kemerahan pada kulit, bengkak pada daerah bekas suntikan.
2.Masalah pencernaan
Walaupun angka kejadiannya 3 persen, beberapa pasien mengeluh mual.
3.Otot
Hanya sedikit sekali pasien yang mengeluh nyeri otot wajah dan kelemahan otot.
4.Flu-like syndrome
yakni meliputi nyeri punggung, kepala pusing, mulut kering.

karena itu sekali lagi, pastikan Anda melakukan prosedur ini sesuai indikasi medis, dan dilakukan oleh tenaga medis terlatih.

Biasanya pasca injeksi BOTOX seperti di ketiak dokter akan mengompres daerah bekas suntikan dengan es untuk mencegah bengkak. Bila klinik tidak menyediakan ada baiknya Anda menyiapkan sendiri. Selain itu sebelum prosedur ini dilaksanakan Anda biasanya akan diberi obat analgetik atau anti nyeri (misal Ibuprofen). Pada injeksi BOTOX di telapak tangan atau kaki akan terasa nyeri sekali.

dan sekedar info harga sekali suntik BOTOX sekitar 2-4 juta, karena itu pastikan Anda memang membutuhkannya dan lakukan dengan sesuai prosedur yang benar!

Video Injeksi Botox, cekidot:

Apakah Anda Mengidap Hiperhidrosis?

Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah suatu istilah dalam dunia medis yang menggambarkan kondisi keringat berlebih yang abnormal.

Hiperhidrosis terutama terjadi pada daerah lipatan ketiak(hiperhidrosis aksilaris), wajah, telapak tangan, telapak kaki dan kepala.

Pada dasarnya, penyebab hiperhidrosis sampai saat ini belum pasti(idiopathic). Para ahli membagi hiperhidrosis menjadi dua, yaitu primer dan sekunder.

Penyebab primer
Yang termasuk disini misalnya saat olah raga, saat gugup,cemas atau stres.

Sedangkan penyebab sekunder maksudnya adalah karena gangguan metabolik seperti obesitas dan hipertiroid.

Faktor-faktor lain penyebab hiperhidrosis :
1. Wanita menopouse
Saat menopouse, kadar estrogen turun sehingga suhu tubuh meningkat dan mengakibatkan rasa gerah. Sering wanita menopause bangun pada malam hari dan mendapati bajunya basah oleh keringat malam yang berlebihan.
2. Mengkonsumsi makanan pedas ataupun panas, akan memicu keringat berlebih
3. mengkonsumsi minuman beralkohol dan mengandung cafein.
4. Efek samping obat, seperti obat anti psikosa, pereda nyeri, morfin, dan heroin.

Pada suatu penelitian ditemukan bahwa produksi keringat berlebih banyak muncul pada kelompok orang dengan pencernaan yang kurang berfungsi baik. Pada penelitian lainnya, hiperhidosis ini juga dikaitkan dengan kurangnya asupan zinc. Sehingga orng dengan hiperhidrosis dianjurkan pula untuk banyak mengkonsumsi sayuran dan suplemen zinc.

Bagaimanakah terapi hiperhidrosis?
Pada hiperhidrosis aksilaris(keringat berlebih di ketiak), penderita harus sering mandi dan mengganti pakaian. Selain itu dianjurkan menggunakan antiperspirant deodorant. Antiperspirant menghambat kerja saluran keringat, sehingga jumlah keringat berkurang.

Keringat berlebih pada telapak kaki atau yang disebut hiperhidrosis plantaris sering mengakibatkan timbulnya jamur. Hal ini karena telapak kaki adalah area tertutup dan munculnya hiperhidrosis menjadikan kaki berbau tak sedap.

Cara untuk mengatasi keringat berlebih lainnya adalah iontoforesis, pemberian obat anti cholinergik dan pembedahan.

Terapi iontoforesis yaitu pemberian aliran listrik pada daerah yang terindikasi hiperhidrosis. Tujuan terapi ini adalah memperlemah kerja kelenjar keringat sehingga produktivitas kelenjar keringat berkurang.

Pemberian obat-obatan anticholinergik juga berfungsi untuk mengurangi produksi kelenjar keringat. Namun efek samping yang ditimbulkan mengkhawatirkan. Yaitu kejang-kejang, hipotensi, glaukoma dan hipertermia.

Terapi terakhir adalah pembedahan, yang disebut operasi simpatektomi. Prosedur pembedahan ini akan mengangkat kelenjar keringat untuk mengurangi produksi keringat. Jalur syaraf dan ganglia yang bertugas mengirim sinyal ke kelenjar keringat diputus. Dan operasi ini bukan termasuk pembedahan mayor.

Namun tubuh akan memberikan reaksi dengan meningkatnya produksi keringat di bagian tubuh lain. Misal, pasca operasi simpatektomi di kelenjar keringat ketiak, produksi keringat akan meningkat di punggung maupun tungkai kaki.

Baca juga Tips menghilangkan Bau Badan yang akan membantu Anda untuk mengurangi bau keringat.

Dr Huang menjelaskan tentang hyperhidrosis/keringat berlebih

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "